Thursday, January 14, 2016

Gunung Mananggel Cianjur Dengan Sanghyang Tapaknya Begitu Memukau

Heyho Dolaners, jenuh dengan kegiatan di Jakarta, jenuh dengan pekerjaan yang gak ada habisnya mending jalan-jalan yuk ke Cianjur. Di di cianjur ada sebuah bukit yang melegenda, orang sana menyebutnya Gunung Mananggel.

Gunung Mananggel


Gunung Mananggel berada tidak jauh dari pusat kota Cianjur, jika kamu naik kendaraan dari Bay Pass sudah terlihat wujudnya. Dan asik sih jika dieksplore dikala gak ada kegiatan.

Ke lokasi ini adalah yang kedua kalinya, sebelumnya saya eksplore berdua bersama teman saya Khoer Jurzani, seorang penulis dan penyair yang kebetulan saya kenal dia waktu itu di lomba baca puisi Ramadhan di Cianjur Supermall.

Sejak pertemuan kala itulah mungkin saya menemukan partner untuk menyalurkan hobi saya, yaitu nulis dan jalan-jalan.

Untuk jalan-jalan saya mungkin lebih freak dari Khoer, dan sebaliknya dia lebih freak di Menulisnya. Jadi ya sudah kita akhirnya memutuskan eksplore Gunung Mananggel untuk jalan-jalan sekalian nulis. Untuk ke puncak mananggel di perjalanan kita menemukan panorama yang eksotis, view kota cianjur, view Gunung Gede, maupun aktifitas warga berkebun di sekitaran kaki bukit.

Dan amazingnya di balik bukit ternyata ada perkampungan, yang konon mereka belum ada akses untuk ke kota selain kendaraan bermotor itupun dengan jalanan tanah dan belum diaspal. Sesekali ngobrol dan bermain dengan anak-anak di perkampungan sana menjadi keasyikan tersendiri buat saya. 

Perjalanan dengan khoer tidak sampe ke puncaknya, karena salah jalan dan kami lebih menghabiskan di jalan sambil istirahat dan menemani Khoer menyelesaikan tulisannya. So, perjalanan yang santai dan menyenangkan.

Perjalanan Kedua, ini setelah saya hijrah kerja di Jakarta, dan saya ajak temen-temen dari FLP CIANJUR untuk eksplore lagi Gunung Mananggel.

Dan tentu setiap perjalanan dengan orang yang berbeda, Kali ini saya mulai perjalanan dari Jakarta malam hari dengan "menunggangi" Renata, Motor kesayangan saya.

Pas jam 3 saya tiba di Cugenang, sempat numpang tidur sebentar di pom bensin hingga nunggu waktu subuh. Seusai subuh saya langsung bergegas ke Rumah Baca di kawasan dekat Rumah Sakit Cianjur sebagai tempat meeting point kita.

Oke bro, letsgo..

Rasanya, saat itu kabut masih membalut bumi Cianjur yang basah, suara jangkrik dan kodok masih siup-siup terdengar saat kami mulai bergegas. Perjalanan pertama melewati perkampungan yang sudah mulai ramai dengan lalulalang warga yang beraktifitas. Memasuki gang-gang kecil, dan beberapa kali salah jalan.

Seusai perkampungan, mulailah memasuki kebun-kebun yang ranum, tetesan embun masih malu-malu untuk jatuh ke tanah. Pun dengan matahari, hanya baru terlihat rona warna orange dari pelupuk ujung bukit. Dan kami terus melanjutkan perjalanan.

Ada satu orang, kami tinggal karena waktu sudah terlalu siang karena ia start dari Bandung. Beruntung ia mengetahui medan, jadi kita bisa janjian di persimpangan jalan dan akhirnya bertemu, beruntung masih ada signal, jadi bisa saling berkomunikasi.

Yang saya lewati kali ini berbeda dengan rute perjalanan pertama saya dengan Khoer, ya meski type jalan sama-sama kebun tapi kayaknya lebih asyik dan lebih jauh yang kedua ini.

Sekilas tentang Mananggel, ada sebuah kisah yang melegenda disini, yaitu tentang cerita Prabu Sanghyang Tapak.

Bersumber dari google, ada banyak sekali blog yang menceritakan tentang batu yang ada jejak kaki, dan embel-embel cerita kerajaan masa lalu. Konon juga Prabu Sanghyang Tapak ada kaitannya dengan legenda yang ada di Gunung Padang, Suryakencana maupun di Sindang Barang. Hemm.. baca-baca beginian seolah saya kembali flashback ke masa lalu dan membayangkan film-film kolosal semisal Angling Dharma.

Memasuki jalan yang rimbun, saya pikir jalan ini jarang dilalui orang, perlahan kami mengibas-ngibas kayu hingga jalan rimbun terbuka. Ya inilah perjalanan yang membuat kami lambat sampai di puncaknya.

Dan setelah menempuh perjuangan yang ekstra akhirnya tiba lah di puncak Mananggel, untuk view gak spesial sih, karena tertutup pepohonan jadi ya kita nikmati saja sambil santap makan siang dan ditemani pepohonan yang besar. Agak serem sih, pas makan siang persis di depan kita semua ada burung tiba-tiba jatuh mati entah kenapa sebabnya. Sontak kita langsung mengubur burung itu dan kemudian bergegas pulang. Hihi.. hujan brooo

Monday, January 11, 2016

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia. Assalamualikum trip-er, apa kabar? Semoga baik-baik saja ya. Mari NGEtrip kali ini tidak akan membahas tempat wisata secara spesifik, melainkan kali ini Mari NGEtrip akan sedikit berbagi informasi tentang kota-kota di Indonesia dengan suhu yang lumayan lebih dingin disbanding dengan kota-kota lain. Seperti kita ketahui bersama bahwa Indonesia ini dilalui oleh garis khatulistiwa dan juga beriklim tropis, sehingga sebagain basar daerah di Indonesia bersuhu panas. Namun ternyata ada beberapa daerah di Indonesia yang bersuhu dingin dan juga memiliki keindahan alam tersendiri. Kota-kota ini tersebar di seluruh penjuru Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Beberapa kota telah kita kenal, namun lainnya mungkin terdengar asing. Berikut ini adalah 10 kota paling dingin di Indonesia.

1. Mulia, Puncak Jaya, Papua

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota dingin di Indonesia yang pertama adalah Kota Mulia. Mulia adalah sebuah kota kecil di Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Kota ini terletak pada ketinggian 2.448 meter dari permukaan laut. Sebuah kota pegunungan dengan udara yang super dingin. Mulia dikenal sebagai salah satu daerah konflik di Papua. Di kota ini sering terjadi bentrok hingga suara tembakan adalah hal yang biasa di sana. Meski kota kecil di daerah pegunungan, Mulia memiliki satu bandara kecil. Hanya pesawat jenis Caravan yang bisa digunakan untuk mencapai darah ini. Pesawat Caravan biasanya hanya berisi 9 orang saja, penerbangan sekitar satu jam dari Jayapura dan harus melewati sela-sela gunung. Perlahan-lahan Mulia mulai terkena modernisasi, hal ini ditunjukkan dengan mulai banyaknya kantor-kantor pemerintahan, jalan-jalan aspal dan infrastruktur seperti PLTA meski masih minim. Tertarik pergi ke Mulia?

2. Waghete, Deiyai, Papua. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota dingin di Indonesia yang kedua adalah Kota Waghete. Masih dari Papua, Saat tengah hari, suhu udara di Waghete adalah 15 derajat Celcius. Sedangkan malam hari bisa mencapai suhu hingga 10 derajat Celcius. Bisa dibayangkan bagaimana suhu di kota kecil yang terletak di Kabupaten Deiyai, Papua ini. Rata-rata udara di kota besar Indonesia mencapai 32-35 derajat Celcius saat siang. Di Waghete, kita benar-benar tidak akan merasakan panasnya udara seperti di sebagian besar lokasi di Pulau Jawa. Waghete memiliki satu banda udara kecil yang digunakan sebagai lokasi pendaratan pesawat sipil dan militer. Transportasi sebenarnya bisa menggunakan jalur darat namun memakan waktu lama dengan jalan yang tidak terlalu bagus. Untuk itulah banyak warga yang menggunakan jasa pesawat untuk membeli barang ke kota besar. Hal ini mengakibatkan harga kebutuhan pokok di Waghete kian melonjak.

3. Berastagi, Karo, Sumatra Utara. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota dingin di Indonesia yang ketiga adalah Kota Berastagi. Berastagi adalah salah satu tempat yang menjadi destinasi wisata di Kabupaten Karo. Kota dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan air laut ini memiliki udara yang sangat dingin. Berastagi diapit oleh Gunung Sibayah dan Gunung Sinabung yang masih sering aktif dan menimbulkan kepanikan. Berastagi memiliki beberapa objek wisata alam yang sangat menarik. Salah satu di antaranya adalah air terjun Sikulikap. Jika anda ingin berwisata sejarah, desa-desa kuno seperti Desa Lingga dan Tongkoh bisa menjadi tempat yang pas. Selain itu, karena udaranya yang sangat dingin, Berastagi juga dikenal sebagai penghasil buah-buahan paling bagus di area Sumatra Utara.

4. Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota dingin di Indonesia yang keempat adalah Kota Ruteng. Ingin merasakan desa dengan suasana bangunan seperti yang terlihat di Kota Praha? Tidak perlu jauh-jauh, cukup datang di Ruteng. Kota kecil yang terletak di Kabupaten Manggarai ini dikenal sebagai kota paling indah dengan desain bangunan kebanyakan bergaya Eropa. Selain itu, suasana yang dingin karena berada di ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut membuat Ruteng semakin layak untuk dikunjungi. Ruteng menyimpan pemandangan yang indah. Areal persawahan masih lebar dan menghijau. Itu pun didukung dengan penampakan gunung berkabut yang terlihat dari jauh. Selain pemandangan yang indah, di Ruteng juga terdapat sebuah gua yang dulunya ditemukan sisa-sisa tulang manusia purba Homo Floresenesis, nama gua ini adalah Gua Liang Bua.

5. Mamasa, Sulawesi Barat. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang kelima adalah Kota Mamasa. Mamasa adalah nama salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Mamasa terletak di daerah pegunungan dengan puncak tertinggi mencapai 1.900 meter dan rata-rata ketinggian tanah di Mamasa mencapai 1.200 meter dari permukaan air laut. Kabupaten yang terletak 6 jam perjalanan dari Makassar ini merupakan sentra kawasan pengembangan ekonomi terpadu Provinsi Sumatra Barat. Hasil utama dari Mamasa adalah berupa Kopi dan Kakao yang sangat baik di tanam pada daerah pegunungan. Selain itu di bidang peternakan, Mamasa dikenal sebagai salah satu penghasil sapi, kerbau, kuda, dan kambing terbaik di Sulawesi. Untuk meningkatkan ekonomi warga setempat, pemerintah Mamasa juga membangun beberapa objek wisata alam berupa Agrowisata dan perkampungan tradisional untuk edukasi.

6. Gayo Lues, Aceh. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang keenam adalah Kota Gayo Lues. Gayo Lues adalah nama salah satu kabupaten paling terisolasi di daerah Aceh. Meski demikian, daerah yang memiliki ketinggian hingga mencapai 1.000 meter dari permukaan air laut ini memiliki banyak sekali potensi daerah. Salah satu yang terkenal hingga seluruh dunia adalah kopinya. Kopi Gayo telah dikenal sebagai salah satu bji kopi paling nikmat yang ada di Indonesia. Tak heran jika harganya sangat mahal. Selain itu, potensi lain yang dimiliki oleh Gayo Lues adalah wisata alam. Banyak sekali pintu-pintu pendakian ke Gunung Leuser dari daerah Gayo Lues. Pemandian air panas juga ada di daerah Kecamatan Puteri Betung. Selain itu Gayo Lues juga penghasil sayur dan buah terbaik di Aceh karena keadaan udaranya yang dingin sangat pas untuk menanam produk holtikultura.

7. Baturraden, Purwokerto, Jawa Tengah. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang ketujuh adalah Kota Baturraden. Baturraden terletak di daerah pegunungan dengan ketinggian mencapai 980 meter dari permukaan air laut. Kota kecil ini berada di sebelah selatan dari Gunung Slamet yang membuatnya memiliki udara sangat sejuk saat siang dan dingin saat malam hari. Kawasan ini memiliki banyak sekali tempat wisata yang indah. Beberapa di antaranya adalah Air terjun dengan nama Pancuran Pitu dan Pancuran Telu. Air terjun ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit jika kita mandi dengan airnya. Selain itu di Baturraden juga terdapat bumi perkemahan yang pernah digunakan sebagai tempat Jambore Nasional. Untuk memperlengkap keindahan Baturraden, hadirlah Kaloka Widya Mandala. Sebuah kompleks wisata edukasi yang menyimpan banyak sekali satwa dari penjuru dunia.

8. Lembang, Bandung, Jawa Barat. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang kedelapan adalah Kota Lembang. Mendengar kata Lembang, pasti kita akan terbanyang sebuah observatorium terbesar di Indonesia, Bosscha. Benar hal ini tidak salah, namun kota kecil yang sangat dingin ini menyimpan banyak sekali potensi wisata lain. Terutama yang berhubungan dengan alam. Di dukung dengan lokasinya yang berada di ketinggian antara 1.300 hingga 2.100 meter, Lembang adalah tempat yang pas untuk berlibur dari dunia panas kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Wisata alam yang terkenal di Lembang antara lain Gunung Tangkuban Perahu. Namun tempat ini sudah terlalu populer. Jika ingin sesuatu yang baru bisa mencoba ke Maribaya, sebuah air terjun yang masih sangat alami. Jika ingin menenangkan diri dengan suasana pedesaan yang sangat tradisional, bisa mencoba wisata desa alam yang banyak disuguhkan di Lembang. Tidak bingung memilih, kan?

9. Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang kesembilan adalah Kota Ciwedey. Kota kecil dengan ketinggian mencapai 1.200 meter dari permukaan air laut ini menyimpan pesona alam yang tiada tara. Salah satu yang paling dikenal adalah adanya Kawah Putih. Tempat menakjubkan ini berada sekitar 44 kilometer dari pusat Bandung. Menurut masyarakat setempat, Kawah Putih ini adalah tempat berkumpulnya para roh leluhur mereka. Selain Kawah Putih, Ciwidey memiliki pesona lain. Di antaranya adalah perkebunan Rancabali. Di tempat ini kita bisa merasakan sensasi hawa dingin dengan pemandangan perkebunan teh yang sangat luas menghijau. Tak puas jika pergi ke daerah pegunungan tanpa pergi ke pemandian air panas. Di Ciwidey terdapat pemandian air panas Cimanggu dan Walini. Tertarik mengisi liburan ke Ciwidey?

10. Batu, Jawa Timur. 

10 Kota Paling Dingin Di Indonesia

Kota paling dingin di Indonesia yang kesepuluh adalah Kota Batu. Destinasi paling terkenal di Jawa timur adalah Kota Batu. Kota kecil yang dulunya masih tergabung dengan Malang ini menyatakan dirinya sebagai kota Wisata. Tak berlebihan sebenarnya, di Kota Batu terdapat banyak sekali objek wisata alam seperti pemandian air panas di Cangar, air terjun seperti cuban rondo dan cuban sewu. Selain itu wisata olahraga seperti paralayang dan outbond. Kota yang memiliki ketinggian mencapai 1.200 meter ini juga memiliki wisata edukasi dan wisata agrowisata yang sangat luas. Jika kurang, masih terdapat wisata lebih modern dengan wahana permainan yang banyak. Dan jika ingin sesuatu yang lebih unik, museum angkut dan Batu Secret Zoo bisa jadi pilihan selanjutnya. Satu hari ke kota dingin ini tidak akan membuat anda puas karena banyaknya pilihan tempat wisata.


Nah itu dia 10 kota paling dingin di Indonesia. Dengan beragama pesona yang ditawarkan kota-kota tersebut patutlah kita bangga, hingga tak perlu jauh-jaug ke luar negeri untuk menikmati keindahan alam dengan nuansa dingin. Mari NGEtrip dan terus lestarikan keindahan alam dan wisata Indonesia.

Friday, January 8, 2016

Pulau Penjalin dan Pulau Piugus, Surga Dari Anambas

Pulau Penjalin dan Pulau Piugus, Surga Dari Anambas. Assalamualaikum trip­-er, kali ini Mari NGEtrip akan coba membahas dua sekaligus tempat wisata di Indonesia yang sangat cantik di daerah Indonesia Barat. Bila di Indonesia Timur, mungkin sudah sering kita dengar yang namanya Raja Ampat di Papua yang benar-benar menyuguhkan pemandangan yang luar biasa. Di Indonesia Barat juga tidak mau kalah, kali ini Mari NGEtrip akan mencoba memberikan ulasan tentang wisata di Pulau Anambas. Kabupaten Kepulauan Anambas adalah sebuah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Ibukotanya adalah Terempa. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Natuna. Di Kepulauan Anambas ini memiliki banyak sekali destinasi tempat wisata yang wajib trip-er semua kunjungi bila ke Anambas. Diantaranya yang akan Mari NGEtrip bahas adalah Pulau Piugus dan Pulau Penjalin.

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia
Foto By : Andri

 Kepulauan Anambas dikenal juga sebagai Pulau Tropis terbaik di Asia. Potensi wisata Kepulauan Anambas terletak pada pulau-pulaunya yang totalnya berjumlah 283 pulau. Dan Pulau Piugus dan Pulau Penjalin adalah salah dua diantaranya.

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia
Foto By : Andri

Pulau Penjalin adalah salah satu pulau terindah di Kepulauan Anambas. Pulau Penjalin yang terletak di Kecamatan Palmatak memiliki pemandangan indah, puluhan pulau-pulau kecil, dan pantai yang berpasir putih. Bebatuan besar di tepi pantai tersusun sangat indah. Kamu bisa berjemur di pantai, snorkeling, renang, atau bersampan untuk menikmati keindahan Pulau Penjalin. Untuk menuju Pulau Anambas jika naik pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma butuh waktu 2,5 jam menuju Bandara Matak, Pulau Matak Anambas Kepulauan Riau. Sedangkan untuk menuju Pulau Penjalin, dari Kota Tarempa (Siantan), menggunakan speed boat, gugusan Pulau Penjalin dapat  digapai dalam hitungan kurang lebih 1,5 jam. Tidak ada transportasi reguler menuju ke sana, karena itu menyewa speed boat atau pompong adalah satu-satunya cara untuk bisa menjejak ke gugusan pulau cantik ini. Tarifnya tergantung negosiasi Anda dengan pemilik kapal. Tersedia banyak speed boat yang bisa disewa dengan kapasitas muat yang berbeda-beda mulai dari 5, 15 hingga 20 orang.

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia
Foto By : Andri

Sedangkan untuk Pulau Piugus sama halnya dengan Pulau Penjalin, memiliki pemandangan yang sangat eksotis. Untuk menuju Pulau Piugus ini dari Pulau Matak lalu menuju Desa Ladan kira kira butuh waktu 45 menit menuju desa, lalu menyewa speadboat atau kapal kayu (pompong) menuju pulau piugus kira kira setengah jam jika naik speadboat, kalo naik pompong bisa makan waktu satu jam.

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia
Foto By : Andri

Semua sudut di perairan ini menawarkan pemandangan bawah laut yang luar  biasa. Berbagai penelitian menyebut, terumbu karang di kawasan ini berkategori baik untuk penyebaran maupun ragamnya. Reef flat atau bentukan daratannya terbentang  sejauh 100 meter sampai tubir pantai dengan kedalaman satu hingga sepuluh meter. Di bagian yang lebih  dalam, terdapat dinding karang dan gorgonian serta koral aneka warna, tempat hidup dan bertumbuhnya rupa­rupa ikan dan biota laut lainnya.

Pulau Penjalin Piugus Anambas Wisata Indonesia
Foto By : Andri

Sekian review singkat Mari NGEtrip tentang pesona dari Kepulauan Anambas. Mari NGEtrip dan terus lestarikan keindahan alam dan wisata Indonesia.

Bakso Solo Samrat Kelapa Gading, Kuahnya, Baksonya Maknyosss !!

Malam menjelang, sementara kerjaan super numpuk dan dikejar deadline super sengit membuat saya harus tempur overtime hingga larut malam bahkan sampe pagi nonstop. Namun demi loyalitas kerjaan saya kerjaan sekuat tenaga saya.

Namun di sela-sela kerja lembur, rasanya tidak adil jika terus diporsir duduk di depan komputer seharian. Bahkan hingga larut. Bisa pegal dan encok pun mata mulai kunang-kunang.

Saya beserta team yang luar biasa mengerjakan pekerjaan yang mungkin lemburan nya gak seberapa ini adalah teman-teman yang doyan makan, hampir setiap hari selalu ngomongin makanan. "makan apa ya hari ini ?" atau pun rekomendasi-rekomendasi tempat makan yang oke punya.

Bakso Solo Samrat Kelapa Gading

Kebetulan kantor dekat dengan sentra kuliner Kelapa Gading, dan malam itu mata mulai ngantu-ngantuknya saya beserta tim ngiler banget sama yang namanya bakso, dan karena pernah dibawain customer Bakso Solo yang di kelapa gading. Jadi terngingat untuk makan bakso di tempat. Hemm enak rasanya..

Kedai Bakso Solo Samrat Kelapa Gading buka hingga jam 11 malam pas sejam sebelum tutup kita tiba di lokasi, Dan rame banget ternyata, luar biasa.

Tanpa mikir panjang langsung pesen satu porsi bakso urat dengan es teh manis yang enak banget. Kuahnya keruh penuh dengan kaldu yang super gurih. Sayang masih agak sedikit kenyang jadi pesen tanpa tambahan mie maupun bihun. tapi better lah bikin mata melek sebelum lembur.

Dengan harga seporsi Rp. 28.000 rupiah saja bakso ini jadi pilihan buat kami si tukang makan. Setelah Bakso Pak Pur yang di kemayoran dan Bakso Leo yang di kelapa gading juga belakang apartemen WGP.

So, bakso adalah makanan yang enak dikala panas, sensasi rasa pedas maupun kuah yang enak. Jadi pilihan makanan dikala ngantuk maupun lagi laper..

Hajarlah sudah..

Thursday, January 7, 2016

Pantai Godek TulungAgung

Pantai Godek TulungAgung. Assalamualaikum trip-er, bagaimana liburan kemaren ? semoga menyenangkan ya. Kali ini Mari NGEtrip akan melanjutkan postingan sebelumnya tentang Pantai Pamulang Di TulungAgung ( Baca : Pantai Pamulang, Pantai Yang Belum Terjamah Di TulungAgung ). Masih dari kiriman Mas Fikri, kali ini Mas Fikri ingin berbagi satu lagi pantai di TulungAgung yang mungkin belum banyak yang tau juga, yaitu Pantai Godek.

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia
Foto By : Fikri 

Trip-er semua sudah pernah dengar Pantai Godek? Pantai Godek adalah salah satu Panti di TulungAgung yang tepatnya berlokasi di Desa Ngrejo kec. Tanggunggunung Tulungagung, sama dengan Pantai Pamulang ( Baca : Pantai Pamulang, Pantai Yang Belum Terjamah Di TulungAgung ). Rute untuk menuju Pantai Godek pun sama dengan rute untuk menuju Pantai Pamulang ( Baca : Pantai Pamulang, Pantai Yang Belum Terjamah Di TulungAgung ). Lebih tepatnya setalah sampai di Pantai Pamulang, trip-er semua tinggal berjalan ke arah timur jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter saja.

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia
Foto By : Fikri

Sama seperti kebanyakan pantai di TulungAgung, Pantai Godek ini juga masih tersembunyi sehingga akses menuju Pantai Godek masih sedikit sulit. Namun hal itulah yang membuat pantai ini masih belum banyak terjamah oleh para trip-er, hanya warga sekitar saja yang beraktifitas baik itu memancing atau mencari rumput saja. Pemandangan di Pantai Godek ini juga sangat indah, tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya.

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia

Pantai Godek TulungAgung Wisata Indonesia
Foto By : Fikri

Sekian dulu ya review singkat mengenai Pantai Godek di TulungAgung, saran saya bila ingin berkunjung kesini jangan malu untuk bertanya dengan sopan ke warga sekitar. Mari NGEtrip dan terus lestarikan keindahan alam dan wisata Indonesia.

Saturday, January 2, 2016

Undangan Menikah Yang Keren Buat Yang Doyan Jalan

Haiyah, karena entah kenapa di akhir tahun ini ada sekitar 6 orang saya yang menikah dalam sebulan, dan mereka semua adalah teman dekat, dan sebagian besar adalah teman yang saya kenal saat ngetrip. Hal ini juga lah yang mengilhami saya untuk membuat postingan ini.

Jadi, berikut adalah desain Undangan yang cocok buat kamu wahai para traveller kece yang doyan jalan.

1. Desain Elegan Dengan Model Boarding Pass






2. Makin Keren Dibuat Menyerupai Paspor





3. Dibuat Menyerupai Poster Situs Booking Online






Wednesday, December 30, 2015

Lagi, Kolam Renang Alami Dengan Pemandangan Laut Di TulungAgung

Pesona Alam TulungAgung Dari Kalipucung. Assalamualaikum trip-er, tak terasa besok lusa kita sudah memasuki tahun baru 2016. Mari NGEtrip mengucapkan selamat tahun baru 2016 semoga kita bias menjadi lebih baik lagi. Spesial tahun baru, Mari NGEtrip jug akan memberikan info wisata baru masih dari kota mimin dibesarkan, yaitu TulungAgung. Kota TulungAgung ini masih banyak menyimpan tempat-tempat yang sangat indah yang belum banyak orang tahu. Postingan kali ini Mari NGEtrip kembali di bantu oleh Kak Ninda yang sudah sering berbagi foto dan pengalamannya NGEtrip terutama di Kota TulungAgung. Berkat bantuan Kak Ninda juga tempat wisata Kedung Tumpang sudah banyak dikenal orang di seluruh Indonesia ( Baca : Wisata Kedung Tumpang, TulungAgung ). Semoga dengan semakin terkenalnya suatu  tempat wisata baru, para pengunjungnya bisa tetap menjaga keindahan dan kebersihan lokasi. Kali ini Mari NGEtrip dan Kak Ninda akan berbagi tentang keindahan alam Kalipucung.

kalipucung tulungagung
Foto By : Ninda Kuni

kalipucung tulungagung
Foto By : Ninda Kuni

Ada yang sudah pernah mendengar daerah Kalipucung bagi warga TulungAgung dan sekitarnya? Kalau belum mari kita simak bersama bahwa ternyata di kaliPucung terdapat suatu spotyang sangat keren seperti di Kedung Tumpang (Baca : Wisata Kedung Tumpang,TulungAgung ) di mana di Kalipucung ini juga terdapat cekungan yang bias jadi kolam pribadi dengan pemandangan laut Samudera Hindia, kereeenn!!!

kalipucung tulungagung
Foto By : Fikri


kalipucung tulungagung
Foto By : Ninda Kuni

Rute untuk menuju Kalipucung ini adalah sama dengan ke Pantai Patuk Gebang ( Baca : Pantai Patuk Gebang, keindahan Tersembunyi DiBalik Bukit), Pantai Sanggar dan Pantai Ngalur ( Baca : Pantai NgalurTulungAgung), setelah trip-er semua parkir motor di Pantai Sanggar, lanjutkan perjalanan mendaki bukit ke Pantai Patuk Gebang. Silakan baca lagi postingan tentang Pantai Patuk Gebang untuk mengetahui bagaimana medan menuju kesana, hehe. Setelah itu lanjutkan perjalanan ke barat hingga melewati Pantai JungPakis setelah it uterus saja samapai tiba di KaliPucung. Sebenarnya ada rute yang menuju langsung ke KaliPucung, namun menurut Kak Ninda jalannya masih bergambut jadi sangat berbahaya, karena jalan ini hanaya biasa dipakai oleh warga sekitar yang ingin mencari rumput, sehingga tidak disarankan untuk lewat jalur ini dan lebih disarankan untuk melewati jalur yang pertama untuk menuju KaliPucung.

kalipucung tulungagung
Foto By : Ninda Kuni


kalipucung tulungagung
Foto By : Fikri


Sekian info singkat tentang keindahan KaliPucung di TulungAgung, tetap hati-hati bila berkunjung ke sini. Mari NGEtrip dan terus lestarikan keindahan alam dan wisata Indonesia. Happy New Year 2016.