Friday, November 27, 2015

Gunung Malabar – Keindahan yang Tersembunyi di Bandung Selatan


Tempat wisata di Bandung tak lengkap rasanya jika tak membahas tentang wisata alamnya. Selain dikenal sebagai surga belanja yang memiliki ratusan outlet baju yang tersebar di kotanya, Bandung juga masih menawan untuk urusan wisata alamnya. Terkenal dengan kontur pegunungan yang khas, menjadikan wisata alam Bandung ini tempat pelarian yang tepat dari penatnya aktivitas di kota besar. 

Salah satu tempat wisata terbaik di Bandung sendiri adalah Gunung Malabar yang terletak di kabupaten Bandung Selatan. Bandung Selatan merupakan kawasan Bandung yang paling tinggi dibandingkan dengan kawasan Bandung lainnya yang menawarkan sejuta keindahan alam dan daya tarik dari alam lainnya bagi siapa saja yang berkunjung di dalamnya. Gunung Malabar sendiri dikenal dengan empat puncak tertingginya, yakni Gunung Wayang, Haruman, Gunung Batu dan juga Gunung Puntang. Untuk mencapai tempat ini cukup mudah, karena tempat ini sangat dekat dengan tempat wisata Pangalengan yang sudah cukup dikenal di Bandung sebagai sentra penghasil susu murni yang mana Gunung Malabar ini memiliki puncak tertinggi hingga 2.343 mdpl sehingga disebut sebagai gunung besar yang mudah untuk diakses dari kawasan Pangalengan. 

Pada zaman kolonial, di daerah pegunungan ini dibangun sebuah stasiun radio yang cukup dikenal dan dibangun oleh pemerintahan Belanda untuk kepentingan penyiaran berita penjajahan ke negeri Belanda. Namun sayang, bangunan radio yang megah pada zamannya ini sudah tak bisa dinikmati lagi karena hancur lebur pada masa perang kemerdekaan dan hanya tersisa dindingnya saja. Namun tempat rekreasi di Bandung yang mulai dikenal oleh banyak orang ini masih bisa Anda nikmati untuk wisata alamnya. Untuk mengunjungi Gunung Malabar sendiri, Anda akan melewati jalur yang berupa perkebunan teh yang menghampar luas dan menghijau juga lahan pertanian yang subur. Butuh waktu sekitar 4 jam untuk mencapai puncak gunung ini yang saat ini masih sangat jarang dikunjungi oleh banyak orang, sehingga Anda masih bisa merasakan keasrian alam  Bandung Selatan. 

Pemandangan indah akan Anda temukan di puncak gunung Puntang yang berada di ketinggian 2.223 mdpl dan juga Haruman di ketinggian 2.140 mdpl. Kawasan ini juga cocok untuk Anda mendirikan tenda dan bermalam dengan disuguhi pemandangan cantik ala pegunungan. Di gunung Puntang, Anda akan disuguhi dengan keindahan pegunungan dan juga rindangnya pepohonan yang masih asri. Bahkan jika cuaca cerah, Anda bisa melihat hamparan kota Bandung, Gunung Burangrang, Tangkuban Perahu, juga Bukit Tunggul dari sini. Bahkan Gunung Pangrango yang jaraknya sangat jauh pun bisa Anda nikmati dari sini. Tempat wisata terbaik di Bandung Selatan ini bisa Anda jadikan referensi untuk mengisi liburan Anda berikutnya untuk bertualang di tempat wisata di Bandung.

Wednesday, November 25, 2015

Dusun Bambu Lembang – Wisata Alam Bertemakan Alam Pedesaan


Tempat wisata di Bandung dewasa ini makin berkembang dan makin condong kepada wisata alam. Karena kontur Bandung yang bersifat pegunungan, maka tak heran banyak wisata alam yang terkesan berada di atas pegunungan atau memang sengaja membuat tempat wisata yang berdasarkan kondisi geografis masyarakat sunda pada dahulu kala. Salah satunya adalah Dusun Bambu Lembang. Ini adalah tempat di mana Anda bisa mengobati semua rasa penat Anda dan bisa menjadi tempat alternatif untuk mencari ketenangan dari hingar bingar perkotaan. 

Terletak di kawasan Lembang Utara, Dusun Bambu Lembang ini tepat berada di kaki pegunungan Burangrang. Sudah pasti keindahan alam yang asri dan juga alami masih bisa Anda temukan di sini. Masih memiliki hawa dingin yang sejuk menjadi nilai yang dijual kepada para pengunjung. Dusun Bambu Lembang juga menjadi salah satu tempat wisata terbaik di Bandung saat ini yang ramai dikunjungi setiap akhir pekannya. Segala kegiatan yang berbau lingkungan outdoor seperti berkemah, sangat cocok dilakukan di sini. Meski masih merupakan tempat wisata yang baru di Bandung, namun Dusun Bambu Lembang ini sudah dijadikan tempat rekreasi andalan bagi keluarga di Bandung maupun dari luar Bandung. Untuk lokasi tepatnya, Dusun Bambu Lembang ini terletak di Jalan Kertawangi (Komplek Komando), Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Untuk menjangkau tempat ini, lebih mudah dengan melewati Jalan Tol Pasteur. 

Salah satu tempat wisata terbaik di Bandung ini memiliki fasilitas wisata yang lengkap, seperti: 

  • Burangrang Cafe: Cafe ini terletak persis di kaki gunung Burangrang. Cafe ini menawarkan pemandangan alam yang indah, jika beruntung Anda akan dikelilingi kabut pagi yang dingin ketika menyantap hidangan terbaik dari Cafe Burangrang. Memiliki arsitek cafe yang menarik berupa bangunan yang dikelilingi kaca, sehingga Anda bisa menyantap hidangan sembari menikmati keindahan panorama gunung Burangrang.
  • Saung Purbasari Restoran: Jika Anda ingin menyantap makanan di tepi danau, maka ini adalah tempat yang tepat bagi Anda. Anda bisa menggunakan sampan untuk ke saung karena memang tempat ini berada di pinggir danau. 
  • Lutung Kasarung: Bahkan Anda bisa makan di ketinggian pohon dengan desain cafe unik seperti sangkar burung di Lutung Kasarung. 
  • Vila Dusun Bambu Kampung Layung: Vila ini merupakan pilihan tempat menginap yang pas untuk Anda yang ingin menikmati suasana khas pedesaan jaman dulu. Karena desain dari vila ini memang terbuat dari bambu. 
  • Eagle Camping Ground: Jika Anda hobi berkemah, maka tempat wisata terbaik di Bandung ini juga bisa Anda jadikan basis berkemah Anda yang baru. Suasana yang hening dan pemandangan yang fantastis akan Anda temukan di sini.

Memiliki  pemandangan alam yang menakjubkan, menjadikan Dusun Bambu Lembang ini wisata favorit terbaru bagi masyarakat Bandung dan luar Bandung. Dengan udara yang bersih dan menawarkan fasilitas yang lengkap, maka tak lengkap rasanya jika berlibur ke Bandung tanpa mengunjungi tempat wisata di Bandung ini.

Caringin Tilu – Tempat Eksotis Menghabiskan Malam di Bandung


Tempat wisata di Bandung memang tak pernah habis untuk dibahas. Tak hanya dikenal sebagai surga belanja, namun kota yang mendapatkan julukan Parisj van Java ini juga memiliki keindahan alam yang tak bisa ditolak oleh siapa pun juga. Memiliki keberadaan kontur yang dikelilingi pegunungan, Bandung menawarkan pemandangan yang menarik dan indah untuk siapa saja yang menginginkan suasana alam yang terbaik di kota. 

Tempat wisata terbaik di Bandung pun dominan di kuasai oleh wisata alam, salah satunya adalah Caringin Tilu. Meski tak sepopuler Bukit Bindang dan Punclut, tetapi tempat ini memiliki pemandangan yang eksotis untuk menghabiskan malam di kota Bandung. Anda akan disuguhi pemandangan indah langit malam kota Bandung yang di bawahnya menyebar cahaya dari kota Bandung. Ini adalah salah satu alternatif terbaik yang bisa Anda kunjungi bersama pasangan atau keluarga yang senang akan pemandangan ala pegunungan. 

Seperti layaknya tempat wisata terbaik di Bandung lainnya, Caringin Tilu juga memiliki daya tarik serta pesona tersendiri akan keindahan wisata alamnya yang menawarkan bentangan pegunungan yang menghampar luas dan terhubung satu sama lain. Tempat ini paling seru dikunjungi ketika malam tiba, karena Anda akan melihat kecantikan dari kota Bandung itu sendiri dari ketinggian. Eksotisme lampu kota Bandung bak terlihat seperti zamrud yang bercahaya terang di tengah gelapnya cekungan Bandung. Salah satu tempat rekreasi di Bandung ini terletak di dataran tinggi pegunungan Manglayang dan masuk di kawasan Kabupaten Bandung Timur, tepatnya berada di kampung Kampung Cisayur, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Bandung Timur. 

Untuk lebih mudahnya, Caringin Tilu hanya berjarak kurang lebih 5 km dari Saung Angklung Udjo di Padasuka yang melegenda itu. Ketika Anda mengunjungi tempat rekreasi di Bandung yang mulai ramai ini, Anda akan disambut dengan hamparan kebun sayur di sepanjang jalannya, ini tak mengherankan, sebab desa Cisayur sendiri merupakan tempat penghasil sayur mayur untuk kota Bandung dan sekitarnya. Tanah yang subur menjadikan tempat ini cocok untuk berkebun aneka sayur mayur.

Asal usul diberikannya nama Caringin Tilu pada tempat wisata terbaik di Bandung ini adalah tanpa alasan, sebab berdasarkan legenda, dulunya di tempat tersebut berdiri tiga pohon beringin, yang mana caringin tersebut dalam bahasa sunda memiliki arti beringin. Konon katanya, ketiga pohon beringin tersebut ditanam oleh presiden RI pertama, yakni Ir. Sukarno pada zaman awal kemerdekaan. Dibalik cerita legenda yang melingkupi tempat ini, kini Caringin Tilu makin ramai dikunjungi oleh mereka yang menginginkan tempat wisata alam yang menyajikan pemandangan terbaik di Bandung pada malam hari. Maka tak ayal Caringin Tilu saat ini menjadi salah satu kawasan terbaik untuk tempat wisata di Bandung. 

Tuesday, November 24, 2015

Situ Cileunca Tawarkan Keindahan Alam Romantis


Situ Cileunca yang ada di daerah Pengalengan, Bandung menyimpan keindahan alam yang luar biasa romantis yang sangat sulit untuk ditemukan tandingannya. Objek wisata ini memiliki hawa yang sejuk khas daerah Bandung. Hal itu karena tempat tersebut diapit oleh beberapa tebing serta gunung, seperti gunung Sepuh, Gunung Papandayan serta Gunung Malabar. Oleh karena itulah, mereka yang berwisata di tempat ini kebanyakan adalah pasangan muda yang ingin mencari dan merasakan suasana romantis dan tenang. Bahkan, tidak sedikit pula seniman lokal Bandung yang menghabiskan waktu di tempat tersebut demi sekadar mencari inspirasi. Oleh sebab itu, banyak ditemukan lukisan – lukisan karya seniman Bandung yang menggambarkan keindahan tempat tersebut.

Tempat wisata di Bandung yang berlokasi di daerah Pengalengan tersebut sejatinya merupakan PLTA atau waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air. Situ ini sendiri berada di ketinggian sekitar 1100 mdpl. Luas waduk ini sekitar 1400 meter. Air yang masuk ke dalam waduk, sebagian besar berasal dari sungai Palayangan yang juga dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk arung jeram. Panorama alamnya yang indah serta udaranya yang dingin, yang bisa mencapai 15 derajat celcius di malam hari, menjadikan tempat ini sangat ideal untuk digunakan sebagai lokasi camping. Oleh sebab itu pula, Anda yang ingin berwisata ke sana dianjurkan untuk membawa jaket yang cukup tebal.

Ada beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata di Bandung ini, antara lain:
  • Camping. Terdapat cukup banyak camping ground di sekitar waduk yang dikelola oleh beberapa pihak. Setiap camping ground memiliki panorama yang sangat indah.
  • Memancing. Situ ini juga merupakan tempat memancing favorit. Untuk bisa memancing ikan, Anda dapat menyewa perahu berukuran kecil dengan biaya sekitar Rp. 100.000 untuk satu hari. 
  • Kebun strawberry. Karena udaranya yang dingin, maka ada banyak petani yang menanam strawberry. Untuk dapat mencapai lokasi kebun, Anda harus memakai jasa perahu dengan biaya sekitar Rp. 5000 per orang.
  • Liburan di resort. Di situ Pengalengan ini tersedia sebuah resort yang cukup nyaman dan memiliki akomodasi yang terbilang cukup lengkap. Oleh sebab itu, resort tersebut sangat ideal bagi Anda pasangan baru yang ingin berbulan madu.
  • Berfoto menggunakan perahu. Untuk mengeksplorasi keindahan waduk, cara terbaik adalah dengan menggunakan perahu nelayan. Dengan perahu, bahkan Anda bisa menyeberang ke Situ Cipanunjang yang lokasinya berada di seberang situ ini.
  • Arung jeram. Waduk atau danau ini adalah muara sungai Palayangan yang dikenal memiliki jeram – jeram terbaik dengan tingkat kesulitan sedang. Bagi Anda yang menyukai olahraga air yang cukup menantang ini, Anda bisa mencoba mengunjungi Situ Cileunca di Pengalengan.

Monday, November 23, 2015

Nusa Penida Eksotisme yang Tersembuyi di Pulau Bali

Nusa Penida Bali. Assalamualikum trip-er. Seperti yang kita tau Pulau Bali memang sudah terkenal sebagai surganya wisata di Indonesia tapi sudah taukah kalian tentang Nusa Penida? Kali ini maringetrip akan mereview tentang Pulau Nuda Penida Bali yang sebelumnya maringetrip juga sudah mereview tentang Pantai Tegalwangi dan Pantai Balangan (Baca : Pantai Tegalwangi Dan Pantai Balangan, Pantai Anti Maenstream Di Bali ). Ada beberapa pulau tetangga dekat ke Bali. Ada 3 yang paling terkenal, terletak sekitar 20 km jauhnya dari Bali ke selatan-timur yang dikenal sebagai Pulau Nusa Penida. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan. Di antara tiga pulau, Nusa Penida adalah yang terbesar, dan Juga terkenal sebagai tujuan terbaik untuk scuba diving. Walapun dua pulau lainnya (Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan) terletak terpisah tetapi kedua pulau tesebut masih dalam wilayah administratif Nusa Penida. Secara administratif pulai ini termasuk kedalam wilayah Kabupaten Klungkung yang dipisahkan oleh Selat Badung dengan wilayah Pulau Bali sendiri. 
Foto By  setiawanleung

Jika Anda ingin pergi ke Pulau Nusa Penida dari Bali, cara termudah dan termurah, jika kalian pergi dari Denpasar adalah dengan melalui Pantai Sanur dan menggunakan angkutan umum perahu tradisional yang disebut 'jukung' dengan dikenakan biaya maksimum sekitar Rp. 40.000 dan akan memakan waktu sekitar 90 menit untuk mencapai Nusa Penida. Ada pilihan lain yang dapat dilakukan jika melalui Pantai Sanur. Anda dapat menggunakan speed boat yang jauh lebih mahal daripada jukung (bisa Rp 50.000 lebih mahal) tapi juga jauh lebih cepat (50 menit). Jika Anda ingin melakukan perjalanan dengan mobil / sepeda motor sendiri ke Nusa Penida ( hanya untuk Nusa Penida, bukan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan) Anda bisa pergi Padang Bay (di bagian timur Bali, 1 jam perjalanan dari Denpasar) dan kemudian menggunakan kapal feri (Kapal Ro-Ro dan Kapal Re-Re). Kapal ini akan menyeberangi Selat Badung, dan perjalanan akan memakan waktu sekitar satu jam untuk sampai ke Pulau Nusa Penida. Selain dari Padang Bay dan Sanur, Anda juga dapat naik jukung dari Kusamba (biaya sekitar Rp. 25.000).

Foto by setiawanleung
Selain menawarkan wisata laut, Nusa Penida juga mempunyai beberapa tempat yang sangat indah dikunjungi, di antaranya Pantai Penida, Pura Batumedawu, Pura Goa Giri Putri, Pura Dalem Ped, Puncak Mundi, dan beberapa sumber mata air di sebelah selatan Nusa Penida yang menawarkan pemandangan laut dengan tebing yang berketinggian antara 50–200 meter. Salah satu pantai tebing tersebut adalah Pantai Pasih Uug. Pasih Uug terlihat seperti Uluwatu, dengan tebing tinggi yang mengarah langsung ke laut lepas. Bedanya, Pasih Uug jauh lebih tenang. Pasih Uug juga disebut "Pantai yang Patah". Di sini terdapat tebing dalam yang mengelilingi laut dan membuatnya seperti sebuah kolam raksasa. Lautnya bening, bila beruntung Anda dapat melihat ikan pari atau penyu berenang di lautnya.
Foto by Kaskus

Sekian review maringetrip tentang Nusa Penida Bali tetap jaga dan lestarikan anugrah Sang Pencipta ya dan selalu bawa sampahmu kembali. Mari NGEtrip dan terus lestarikan keindahan alam dan wisata Indonesia.

Indahnya Matahari Terbit di Tebing Keraton Bandung

Tebing Keraton yang berlokasi di Taman Hutan Raya Dago adalah lokasi tepat bagi Anda untuk memulai kegiatan wisata di wilayah Bandung. Dari tempat tersebut, Anda akan dapat melihat sunrise atau matahari terbit dari balik pepohonan hutan serta bukit, hal yang tentunya memberikan sensasi yang romantis. Banyak para pecinta fotografi yang berkunjung ke sana saat matahari terbit, mereka ingin mengabadikan momen terbaik ketika garis – garis sinar matahari atau rolling muncul di antara kabut tipis. Meskipun rute yang harus dilewati untuk mencapai tebing ini terbilang cukup menantang dan melelahkan, namun agaknya hal itu tidak menyurutkan banyak wisatawan yang penasaran dengan indahnya pemandangan saat matahari mulai terbit.

Indahnya Matahari Terbit di Tebing Keraton Bandung
Rute menuju tempat wisata di Bandung yang ramai saat weekend ini hanya dikhususkan untuk sepeda motor, sehingga sulit bagi kendaraan roda empat untuk melewatinya. Di sepanjang jalan, terdapat lapisan aspal yang mengelupas dan berlubang, terutama saat melewati areal parkir Tahura Juanda. Tidak jauh dari pintu masuk Tahura, terdapat petunjuk menuju bukit Dago Pakar Utara. Anda hanya harus mengikutinya Anda sepanjang jalan akan Anda temukan banyak tanda yang menuju ke area tebing tersebut. Jangan kaget bila Anda menemukan ratusan sepeda motor terparkir di atas tebing tertinggi di Bandung tersebut karena memang pengelolaan parkir masih dijalankan oleh warga setempat. 

Seperti halnya tempat wisata di Bandung yang lain yang menawarkan keindahan alam, di tebing ini wisatawan dapat dengan mudah mengabadikan momen lewat jepretan kamera dengan latar belakang keindahan hutan pinus. Salah satu pose yang paling poouler dilakukan oleh wisatawan di sana adalah berdiri di atas batu di tepi jurang. 

Sayangnya, di sekitar lokasi tebing yang sangat dikenal oleh masyarakat Bandung dan sekitarnya ini belum ada hotel atau tempat penginapan karena memang lokasinya berada di dalam hutan. Hotel terbaik yang dapat digunakan sebagai tempat menginap adalah hotel yang ada di kawasan Dago. Meskipun menawarkan keindahan yang luar biasa, namun objek wisata ini tidak cocok bagi anak – anak lantaran pembatas antara jurang dan tempat berpijak masih sangat sederhana. Oleh sebab itulah, mayoritas pengunjung yang datang ke sana berusia muda atau orang dewasa yang memang menyukai petualangan alam. 

Tariff masuk ke tebing sebesar Rp 11.000 belum termasuk biaya parkir. Sangat dianjurkan agar Anda yang ingin ke sana menggunakan sepeda motor karena meski mobil bisa medekat namun akses jalan menuju ke lokasi terbilang sulit dan jelek. Ada baiknya Anda berangkat lebih pagi, karena biasanya, ada cukup banyak wisatawan yang ke sana, terutama saat weekend. Siapkan pula perlengkapan yang dibutuhkan, agar saat berada di Tebing Keraton Anda tidak kerepotan dan kebingungan.

Friday, November 20, 2015

Masjid Raya Bandung Yang Bersejarah dan Ikonik


Masjid Raya Bandung atau yang sebelumnya dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Masjid Agung Bandung, adalah sebuah masjid megah yang dibangun pertama kali pada tahun 1812. Bentuk awal masjid yang kini menjadi salah satu landmark Bandung ini adalah panggung dengan sentuhan tradisional yang sangat kental. Bentuk awal masjid tersebut masih sangat sederhana, menggunakan tiang dari bahan kayu berdinding anyaman bamboo serta beratapkan rumbia. Di sekitar masjid dulu terdapat sebuah kolam besar yang biasa dipakai untuk berwudhu.

Pada tahun 1826, renovasi pertama dilakukan. Dinding diganti dengan bamboo dan pada bagian atap menggunakan kayu. Pada tahun 1850, renovasi kembali dilakukan seiring dengan terjadinya pembangunan jalan Asia Afrika. Bahkan, kemegahan masjid Agung Bandung pada masa itu sempat diabadikan lewat lukisan yang dibuat oleh seorang pelukis asal Inggris. Pada tahun 1875, renovasi kembali dilakukan dengan menambahkan pondasi dan membangun pagar tembok mengelilingi kompleks masjid.

Masjid yang juga menjadi salah satu tempat wisata di Bandung hingga saat ini masih digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan, seperti pengajian, perayaan mauled nabi atau berbagai peringatan hari besar umat Islam yang lain. Oleh karena itu, pada tahun 1900, masjid dilengkapi dengan mihrab dan pawestren untuk pasangan yang ingin melangsungkan ijab Kabul di masjid tersebut. Perubahan kembali dilakukan pada tahun 1930, sebuah pendopo dibangun yang berfungsi sebagai teras dan dua buah menara di kanan dan kiri masjid juga dibangun. Puncak menara yang ada di Masjid Agung bandung kala itu berbentuk seperti atap masjid sehingga memberi keindahan pada desain masjid secara keseluruhan.

Namun, perubahan besar – besaran Masjid Raya Bandung yang kini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religious di kota Bandung tersebut baru dilakukan pada masa Presiden Soekarno. Pada saat itu, bentuk kubah yang sebelumnya “nyungcung” diganti dengan bentuk persegi yang kental dengan gaya Timur Tengah. Menara yang berdiri di kiri dan kanan beserta teras dan pawestren kemudian dibongkar sehingga ruangan masjid menjadi sangat luas. Pada tahun 1973, renovasi kembali dilakukan, yakni dengan memperluas lantai masjid dan membangun tingkat. Renovasi juga dilakukan pada tahun 2001, dengan proyek penataan ulang alun – alun. Proyek tersebut baru selesai pada 13 januari tahun 2006 yang juga merupakan hari pergantian nama Masjid Agung bandung menjadi Masjid Raya. 

Bagi Anda yang kebetulan berada di Kota Bandung, maka ada baiknya meluangkan sedikit waktu untuk berkunjung ke Masjid Raya atau Masjid Agung Bandung. Pada hari – hari tertentu, alun – alun ramai dipadati masyarakat. Akses menuju Masjid Raya tidaklah sulit karena letaknya yang cukup strategis. Jadi, jangan hanya pergi ke tempat wisata yang itu – itu saja, namun sempatkan untuk melihat kemegahan Masjid Raya Bandung yang merupakan salah satu ikon kota Bandung saat ini.